Thursday, June 21, 2007

Hampir

Hari ini aku jalan-jalan sama Hendra ke Megaria,, Tak ada perasaan tidak enak saat aku jalan... Saat itu aku bawa kamera kesayanganku.. tentunya aku selempang saat itu.. karena ku nggak bawah tas...

Saat aku dan Hendra akan pulang.. saat itu aku lewat toko sepatu idaman.. aku nyantai-nyatai aja sih.. tapi saat itu... ada yang menarik-narik kamera yang aku sempangkan... tentu aja aku liat kebelakangku.. ada seorang pria yang masih mudah bertopi.. saat itu dia kaget liat aku.. aku rasa dia itu copet.. yang mau ngambil kameraku, tapi saat itu dia masang tampang nggak berdosa dan langsung aja masuk ketoko sepatu Idaman... aku terus liati dia.. sebenernya aku mau labrak dia sih, tapi kata Hendra jangan, mungkin aja dia punya teman-teman yang berada disekitarnya..

Wah.. tuh copet aku liatin aja.. tapi dia nggak berani mandang kearahku.. dan aku perhatiin tu copet kayaknya mau beli sepatu??? hehehe.. tapi kayaknya dia banci juga kali ya.. soalnya dia liati sepatu cewek kekeke.. mungkin sangkin cemasnya...

Ya udah deh.. aku masih bersyukur aja karena kamera kesayanganku nggak jadi ilang.. soalnya ... ini kamera penting banget... Allah masih menyelamatkan aku .... dan aku pikir ini adalah pelajar buatku supaya nggak mampangi barang gitu aja.. karena bisa memancing niat pelaku kejahatan..

Ya buat pencopet aku do'akan saja hidupnya bisa lebih baik... dan nggak nyopet lagi.. dan juga kalaupun nggak jadi copet jangan jadi banci juga ya mas?? hehehehe.....

Kok bisa Nyetrum

Selasa malam aku maen kekelasnya Dwi saat itu dia minta bantuanku, jadi saat itu akupun nemeni dia dikelasnya saat dia mengerjakan tugasnya... Sebenernya bukan disitu letak kemenarikan cerita ini.. Yang menarik adalah saat itu Dwi mau bertanya sama aku tentang tugasnya, jadi saat itu dia senggol tanganku, dan saat itu "AAAAuuuuuuu" aku dan Dwi senrentak menyebut kata itu,,, saat itu langsung aja Wi bilang "kok nyetrum der?" .... "aku juga Wi???" saat itu aku jadi heran.. dan bilang sama Dwi "kok bisa ya Wi???" lalu Wi jawab.... "Der tanya Wi, Wi tanya siapa???" x_x

Kejadian yang seperti ini baru pertama kali aku alami, dan aku masih bertanya-tanya soal itu? Kok bisa nyetrum ya???

Friday, June 15, 2007

Tak perlu ragu

Tak perlu jauh kau memandang, telah ada dirinya didekatmu tuk temani sepimu. Tak akan ada lagi kerut didahimu jika dia datang selalu membuatmu tersenyum. Tak kan bisa lagi kamu teteskan airmatamu, karena dirinya telah mengahapuskan segala dukamu. Tak akan lagi engkau merasakan pedih hidupmu, karena dia telah memberikan hidupnya. Tak akan lagi dirimu terjatuh, karena dia telah memapahmu. Tak akan ada lagi yang menolak cintamu, karena ia telah menjaga cintamu.^^

Tuesday, June 12, 2007

Dewi Malamku

Wahai Dewi malamku datanglah temani gulitaku, hadirlah selalu dalam mimpiku, temani ceriaku disini... bawalah aku selalu dalam damaimu, menikmati indah wajahmu... Tetaplah disampingku, membawa ketenangan dalam jiwaku...

Wahai Dewi malamku mengapa malam begitu cepat, engkau sudah harus pergi lagi saat mentari datang menyinari dunia ini. Ku tak sempat genggam tanganmu walau sejenak. Akan kah Dewi malamku kan kembali lagi malam ini?

Wahai Dewi malamku bisakah kau hadir temaniku disaat mentari bersinar. Wahai Dewi malamku bisakah engkau menjadi nyata? Tak hanya hari dalam mimpi. Wahai Dewi malamku tetaplah tersenyum dan buatlah malam-malamku selalu indah dalam mimpi dan harapku.

Wahai Dewi malamku kuingin saat kau kembali, engkau tak akan pergi lagi. Walau kau jauh.. engkau tetap selalu berada dalam jiwaku ini dan memberikan semua keindahanan yang tak pernah aku rasa selama ini.

Wahai Dewi malamku.. tetaplah engkau jadi Dewi malamku dan aku akan selalu menjaga malamku untuk hadirmu Wahai Dewi malamku....

Tuesday, June 5, 2007

Who and Who

Coba pasang karya wa yang baru disini.. Terlihat jelas dong inspirasinya dari mana? Tau nggak .. Mungkin semuanya bisa nebak deh.. siapa dan siapa yang menjadi objek pada gambar ku ini.. Gambar ini juga jadi wallpaper hapeku sekarang...

Ya.. inspirasi emang bisa dateng kapan aja, dimana aja, dan sumbernya bisa apa aja... Makna dari gambar ini jelas menyatakan akan sesuatu... mungkin tak perlu dijabarkan.. tapi anda bisa melihat bagaimana makna yang terkadung.. dan tersirat...

Udah lama sih gambar ini aku buat cuma sekarang aja baru bisa aku posting... soalnya selalu ada kendara dari aku nya... Gambar ini mengingkatkan aku selalu pada sebuah keindah cinta.. dimana... cintalah yang menyatukan dua insan ini... dan kenangan itu akan selalu indah dan selalu menjadi bagian dari hidupku yang kan selalu terkenang... dan hingga nanti akan tetap menjadi sebuah kenangan yang indah... semoga saja tak hanya dalam kenangan...

Harapan akan tetap menjadi harapan... tapi impian bisa jadi kenyataan....

Jika

Cinta... kan kutuliskan arti cinta yang begitu banyak... Cinta itu seperti dirimu yang sedang aku pandangi disana... Cinta itu bagaikan sebuah gelas retak yang berisikan air jikat tak hati-hati menggengamnya maka gelasnya akan pecar...... Cinta bagaikan duri yang melekat pada bunga mawar terlihat begitu cantik indah dan rupawan, namun bisa membuatmu luka karena durinya..... Cinta seperti buah kelapa... yang begitu keras.. namun.. manis didalamnya... Cinta seperti pohon diatas bukit... selalu tertiup angin kecang... Cinta seperti makan nasi.. kadang kenyang.. kadang pula ingin nambah... Cinta seperti buah durian... terlihat sangar.. tapi manis didalamnya... Cinta seperti kicau burung dipagi hari.. begitu merdu terdengar.... Cinta seperti gelombang tsunami.. bisa mengamuk dan menerjang siapa saja.... Cinta seperti cermin... memperlihatkan sosok yang sama namun berbeda.... Cinta seperti tebu... jika manisnya telah habis... maka sepahnya dibuang... Cinta seperti obat sakit kepala.. jikalau kita butuh... disitu kita akan mencarinya... Cinta seperti mesin sebuah motor.. kalau panas.. baru enak bawanya... Cinta seperti gedung tinggi.. dari bawah terlihat menjulang.. dari atas terlihat akan menjatuhkan kita.... Cinta seperti sebuah senter.. saat gelap kita akan menyalakannya.. Cinta seperti lampu merah.. menunggu hingga lampu hijau.... Cinta seperti buah korma.. saat bulan puasa baru ada... Cinta seperti payung saat panas kau terlindung.. saat hujan.. kau tak akan basah... Cinta seperti daun kering.. diatas pohon yang sewaktu-waktu bisa gujur dan jatuh ketanah... Cinta seperti serigala hanya menerkam mangsanya yang lemah.. Cinta seperti jam weker yang bisa disetel pada waktu yang kita inginkan... Cinta seperti balon gas.. saat penuh gas ia melayang.. dan saat gasnya mulai berkurang.. diakan turun... Cinta seperti batu es jikalau bukan tempatnya ia akan mencair... Cinta seperti batu nisan.. yang hanya bisa dikenang... Cinta seperti sepatu... jika tak sepasang maka tak akan bisa dipakai... Cinta seperti arus listrik.. berguna.. namun berbahaya.. Cinta seperti sebuah lukisan.. yang hanya bisa dipandangi namun tak bisa dimiliki... Cinta seperti teknologi yang setiap saat berkembang... jika tak mengikuti maka akan ketinggalan... Cinta seperti bara Api.. kettika dikipas kan membara.. dan didiamkan kan padam.... Cinta seperti pakaian.. diapakai.. sesuai acara... Cinta seperti bukit yang terjal.. butuh pengorbanan untuk menaklukannya.. Cinta seperti perlombaan.. jika menang akan mendapatkan hadiah... Cinta seperti kereta api tanpa rel tak akan bisa jalan...

Saturday, June 2, 2007

Dalam Jiwa yang hampa

Semua rasa tlah menghilang... Tak pernah harapkan begini... Tapi ini telah terjadi... Menjadi bagian dari kisah ini... Tak akan mungkin terluang lagi... Semua indah yang terjalani... Sungguh ini bukanlah jalan... Jalan yang pernah aku pilih...

Semua telah menjadi kisah... Dan semua tinggal cerita.... Tak mungkin ada lagi... semua cinta yang ku miliki... Hanya ada harap hampa... Bagai bercak noda dalam dada...

Indah cinta tak kurasa... Begitu dalam,, sedalam samudra... dalam gelap tak selalu hampa... Dalam gulita tak selalu merana... Selalu akan ada cahaya... Dimana aku berada... walau itu hanya setitik... Kilaunya dapat silaukan mata... Biarlah apa yang aku rasa... Menjadi sebuah realita... aku kan tetap merasa...

Tak akan ada air mata... dari hati sebuah baja... tak kan ada warna merah... dari jiwa yang membeku... Yang terlihat hanya lenkung indah... Dalam indah sebuah cahaya malam... dalam jauh penantian... menatap bulan penuh pusaran... awan hitam dalam cerahnya langit malam...

Bila semua benar... akan terasa manis... walau itu pahit... tak akan kau rasa lagi... karena dalam jiwa yang hampa... kan selalu ada... satu cinta... penuh warna...